Furnitur anak yang simpel dan modis, menciptakan ruang kosong untuk anak

Menumbuhkan rasa kemandirian pada anak merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang tua.Menurut penelitian yang relevan tentang psikologi pendidikan anak, orang tua hendaknya belajar melepaskan sejak dini dan membina kemampuan anak untuk hidup mandiri dan pengendalian diri dengan cara yang tepat.Kemandirian memerlukan persiapan.Ini adalah semacam kenaikan setelah curah hujan, yang tebal dan tipis.

Ketika anak berusia dua atau tiga tahun, kesadaran diri dan kesadaran gender anak mulai tumbuh.Ini adalah tahap pesatnya perkembangan kemandirian anak, dan juga merupakan saat yang tepat untuk menumbuhkan kemandirian anak, dan membiarkan anak memiliki tempat tidur sendiri adalah cara ia dapat hidup mandiri.Ini juga merupakan salah satu sarana yang diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran mandiri.

Namun, banyak anak yang menolak hal ini karena mereka takut akan kesepian dan rasa tidak aman, dan tidak peduli bagaimana orang tua membujuknya, hal ini tetap tidak membantu.Saat ini, selain lebih membimbing dan memberi semangat pada anak, orang tua juga perlu berpikir.

Pastikan untuk menyediakan ruang kegiatan eksklusif untuknya semaksimal mungkin, yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak.Setelah mencapai usia tertentu, anak harus tidur di kamar terpisah dengan orang tuanya.Jika anak terlalu lama tidur dengan orang tuanya maka akan sangat menghambat perkembangan karakter anak.Untuk keluarga dengan pasangan muda, yang terbaik adalah mendekorasi kamar tidur anak terlebih dahulu.Jika lingkungan tempat tinggalnya terlalu kecil, usahakan sebisa mungkin mengisolasi anak di ruang kecil yang terpisah agar dia bisa tidur sendiri.Anda juga bisa menyiapkan area bermain anak di ruang tamu, agar anak bisa bermain dengan gembira di rumah.Ruang tamu memiliki ruang yang besar, dan anak-anak bisa bersenang-senang lebih banyak.

Di balkon kecil, selain “sudut seni”, juga bisa dipasang “sudut membaca”.Penataan rak buku kecil di balkon, dan perbarui buku anak secara rutin, sehingga anak dapat mengembangkan kebiasaan gemar membaca sejak dini.


Waktu posting: 24 Oktober 2022